Sebuah perjamuan tulisan. Lima roti dan dua ikan yang sederhana,
dibawa ke tangan Yesus lalu digandakan menjadi cukup bagi ribuan orang.
Buku ini ditulis bersama — dan hasilnya dinikmati bersama.
«Suruhlah mereka duduk… mengucap… memecah-mecahkan… dan mereka makan sampai kenyang — dua belas bakul tersisa.» (Yoh 6:9–13)
Seperti anak yang menyerahkan bekal kecilnya di Galilea, setiap penulis di ruang ini membawa apa yang ia punya: pengalaman, pergumulan, dan suara. Sang Guru yang memberkati — dan hasilnya melampaui jumlah kami. Inilah diakonia gereja yang transformatif: dari piring bersama ke dunia yang lapar akan kasih dan keadilan.
Satu buku, banyak tangan. Teman menulis satu bab atau lebih, dengan penanggung jawab per bab dan alur yang jelas.
Editor memberi respons perbaikan langsung — bagian per bagian — sebelum bab diizinkan naik terbit.
Brainstorming makna tulisan, teologi, dan diakonia gereja transformatif — tersambung dengan Pustaka Pemikiran.
Podcast, siaran komunitas, dan ruang ngobrol — meja yang sama meluas ke dunia.
Garis besar awal yang sedang ditulis komunitas:
Penulis, editor, atau pembaca — ada tempat di meja ini.
Gabung & Masuk →